Saturday, 11 March 2017

Bagaimana cara memutus siklus Anak Nakal?

 *Bagaimana cara memutus siklus Anak Nakal?* 
Saat ngopi bareng mas Dodik Mariyanto di teras belakang rumah, iseng2 saya buka obrolan dengan satu kalimat tanya :
_"Mengapa anak baik biasanya semakin baik, dan anak nakal biasanya semakin nakal ya mas?"_
Mas Dodik mengambil kertas & spidol, lalu membuat beberapa lingkaran.
_"Wah suka banget, bakalan jadi obrolan berbobot nih"_, pikir saya ketika melihat kertas dan spidol di tangan mas Dodik.
Mas Dodik mulai menuliskan satu hadist:
رِضَى الرَّبِّ فِي رِضَى الوَالِدِ، وَسَخَطُ الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَالِدِ
_"Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua”_
Artinya, setiap anak yang baik, pasti membuat ridho orangtuanya, hal ini akan membuat Allah Ridho juga.
Tapi setiap anak nakal, pasti membuat orangtuanya murka, dan itu akan membuat Allah murka juga.
_"Kamu pikirkan implikasi berikutnya & cari literatur yang ada untuk membuat sebuah pola"_ , tantang mas Dodik.
Waaa pak Dosen mulai menantang anak baik ya, suka saya.
Setelah membolak balik berbagai literatur yang ada, akhirnya saya menemukan satu tulisan menarik yang ditulis oleh kakak kelas mas Dodik, yaitu mas Dr. Agus Purwanto DSc.
Di sana beliau menuliskan bahwa anak nakal dan anak baik itu bergantung pada ridho dan murka orangtuanya.
Akhirnya kami berdua mengolahnya kembali, menjadi siklus anak baik dan siklus anak nakal:
📝 Siklus Anak Baik
Anak Baik -> orangtua Ridho -> Allah Ridho -> keluarga berkah -> bahagia -> anak makin baik
📝 Siklus Anak nakal
Anak Nakal -> orangtua murka -> Allah Murka -> keluarga tidak berkah -> tidak bahagia -> anak makin nakal
Kalau tidak ada yang memutus siklus tersebut, maka akan terjadi pola anak baik akan semakin baik, anak nakal akan semakin nakal.
*Bagaimana cara memutus siklus Anak Nakal?*
ternyata kuncinya bukan pada anak melainkan pada ORANGTUANYA.
Anak Nakal -> ORANGTUA RIDHO -> Allah Ridho -> keluarga berkah -> bahagia -> anak jadi baik
Berat? iya, maka nilai kemuliaannya sangat tinggi. Bgm cara kita sbg ortu/guru bisa ridho ketika anak kita nakal?
*Ini kuncinya :*
........ َإِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ“
.... _"Jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."_
(QS 64:14)
🍃 *CARA ORANGTUA RIDHO adalah..*
Menerima anak tersebut, memaafkan dan mengajaknya dialog, rangkul dengan sepenuh hati, terakhir lupakan kesalahannya.
Lalu, sebagai pengingat selanjutnya, kami menguncinya dgn pesan dari Umar bin Khattab
_"Jika kalian melihat anakmu/anak didik mu berbuat baik, maka puji dan catatlah, apabila anakmu/anak didikmu berbuat buruk, tegur dan jangan pernah engkau mencatatnya."_
- Umar Bin Khattab
🌴 *Smg bermanfaat....*🌴

No comments:

Post a comment